VIVAnews - Tadi malam, pentas sederhana di atas hamparan karpet merah bertajuk 'Malam Seni Antikorupsi' diselenggarakan di pelataran Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.
Artis, Happy Salma tak ketinggalan unjuk gigi. Happy dengan lantang membacakan sajak Wiji Thukul berjudul 'Bunga dan Tembok'.
Artis berparas ayu ini terang-terangan membela Komisi Pemberantasan Korupsi yang saat ini didera masalah. Happy bahkan 'dekat' dengan KPK sejak lembaga ini dipimpin ketuanya yang pertamanya, Taufiequrachman Ruki.
"Saya benci korupsi, paling saya benci. Jadi, bukan karena personalnya. Karena korupsi adalah sumber kehancuran negara, bisa memicu orang untuk bunuh-bunuhan, bertengkar, dan kejahatan-kejahatan lain," kata Happy.
"Jadi, poinnya adalah korupsinya, bukan personalnya. Siapa pun yang memimpin atau siapa pun pejabat KPK yang tengah bekerja berkomitmen untuk memberantas korupsi, saya pasti dukung sepenuhnya,"
Happy percaya tiap-tiap lembaga pasti ada yang mencatut alias korup. "Tapi, menurutku KPK adalah lembaga terbaik dari semua lembaga pemerintahan yang korupsi," tegas Happy.
Artis yang suka sastra ini mengatakan eksistensi KPK harus dipertahankan.
"Bisa dibayangkan kalau nggak ada KPK, pasti kondisinya lebih parah dari sekarang. Kalau KPK dihapuskan, namanya Indonesia degradasi. Lihatlah negara-negara maju. Mereka juga mempunyai lembaga serupa untuk membasmi korupsi," kata dia.