PBNU: Jangan Terjebak Bualan Hollywood

Masyarakat diingatkan agar tak terjebak dalam bualan film '2012'.

Rabu, 18 November 2009, 12:17 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Mohammad Adam
Film '2012'  

VIVAnews - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Hasyim Muzadi, meminta masyarakat cerdas memilah antara kisah rekaan atau fiksi dengan realita. Ia mengingatkan masyarakat tak terjebak dalam bualan film '2012'.

"Pokoknya film-film begitu nggak usah dituruti, kita kembali ke agama saja bahwa tidak seorang pun yang bisa tahu kapan kiamat akan terjadi," kata Hasyim, Rabu, 18 November 2009. 

Hal senada juga disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia, Ma'ruf Amin. "Jangan dipercaya. Film itu kan imajinasi dia (sutradara) saja," ujar Ma'ruf. "Film itu tidak sesuai dengan yang ada di dalam ajaran Islam seperti ada tanda-tanda sebelum kiamat dan sebagainya."

Film itu memang sukses mengeksploitasi ketakutan masyarakat dunia tentang akhir dunia. Bahkan, badan antariksa Amerika atau NASA mengaku mendapat ribuan surat elektronik yang mempertanyakan logika ilmiah tentang hari kiamat itu.

Ilmuwan NASA, David Morrison, mengatakan, tidak ada hal buruk yang akan menimpa bumi pada 2012. Semua tulisan yang menyatakan kiamat akan terjadi pada 2012 hanyalah cerita bohong. "Saya memang tak punya hak untuk melarang film itu, tapi saya harap, masyarakat dunia mampu membedakan antara bualan Hollywood dan kenyataan," ujar David.

Melalui film berjudul '2012', sutradara Hollywood, Roland Emmerich, kembali mempopulerkan ramalan bangsa Maya kuno tentang akhir zaman yang jatuh pada 21 Desember 2012. Sang sutradara menafsirkan ramalan bangsa Maya itu sebagai kiamat.

Kemunculan film '2012' memang menguatkan mitos mengenai kiamat pada 21 Desember 2012. Apalagi beberapa tahun terakhir sebelum kemuculan film itu, sejumlah tulisan ilmiah mengungkap ancaman badai matahari yang berpotensi menghancurkan bumi pada 2012. Efeknya, sebagian masyarakat tergiring untuk mempercayai mitos itu.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ