MUI Tak Hiraukan Desakan Daerah Larang '2012'

Belum ditemukan adanya penyimpangan atas tayangan film yang dibintangi John Cussack ini.

Minggu, 22 November 2009, 10:18 WIB
Amril Amarullah
Film 2012  

VIVAnews -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak akan menghiraukan larangan pemutaran film 2012 yang dinilai sebagian kalangan provokasi dan menyesatkan.

Film yang disutradarai oleh Roland Emmerich, Menurut Ketua MUI, Ma'ruf Amin, belum ditemukan adanya penyimpangan atas tayangan film yang dibintangi John Cussack ini. Karena itu, MUI tak akan menarik peredaran film yang bercerita tentang kiamat itu.

"Kami belum memberikan keputusan apa-apa, belum menemukan penyimpangannya," kata Ketua MUI, Ma'ruf Amin, kepada VIVAnews, Minggu, 22 November 2009.

Sejauh ini, MUI melihat film itu sebagai hiburan fiksi yang terbangun dari imajinasi pembuatnya. Film itu murni tontonan, bukan tuntutan. Sebab itu, MUI tak menghiraukan desakan dari sejumlah daerah untuk mengharamkan film itu.

Jawaban itu sekaligus meredam rumor yang berkembang di masyarakat belakangan ini, bahwa MUI akan menarik peredaran film tersebut. "Tapi kami akan tetap memonitor untuk melihat unsur yang dapat menyesatkan aqidah," ujarnya.

Seperti diketahui, Film '2012' mampu mencuri perhatian para penikmat film. Terbukti dengan banyaknya penonton yang berbondong-bondong untuk menyaksikan film tersebut di bioskop. Film ini pun langsung melejit menjadi box office.

Baru tiga hari diputar, film '2012' yang dibintangi John Cussack berhasil merajai box office pekan ini. Film ini meraih keuntungan sebesar USD 65 juta. Sedangkan film 'A Christmas Carol' yang sempat menduduki peringkat pertama pada pekan lalu, harus rela turun ke urutan dua dengan pendapatan sebesar USD 22 juta. Demikian seperti dikutip dari Digitalspy, Senin 16 November 2009.

Film ini diperkirakan akan meraih keuntungan sebesar USD 225 juta di seluruh dunia.

• VIVAnews
Rating
Komentar
ujang sukri
23/11/2009
film 2012 tentang kiamat kata saya boleh di tonton supaya kita sadar tingkah laku kita sehari2 baik atau pun buruk kalau bisa tingkah laku kita yg baik misalnya yg beragama islam;sholat,mencari nafkah, beramal,kalau yg mampu naik haji itu semua utk bekal
Balas   • Laporkan
Leman
23/11/2009
hari kiamat itu rahasia Allah, Dia lah yang tahu kapan akan terjadi, tidak ada hubungannya dengan film 2012. film itu hanya totonan.
Balas   • Laporkan
rizal
23/11/2009
pa yg terjadi dilangit maupun dibumi semuanya tu hanya ats kehendak tuhan....
Balas   • Laporkan
Dinda
23/11/2009
bener po...wah kq aku ga percaya ya....
Balas   • Laporkan
yudi
22/11/2009
dengan adanya kontroversi, promosipun lancar tanpa biaya besar. jadi yang untung atau rugi pihak mana?
Balas   • Laporkan
lomo tepu
22/11/2009
sebenarnya dengan reaksi-reaksi yang muncul dari kalangan kita/ MUI daerah, pemilik film ini sangat diuntungkan....ya iklan yang sangat jitu........gitulah.
Balas   • Laporkan
tantan
22/11/2009
yang Pnting mah jngan dipercaya... BOLEH NONTON TP wjib jgn percaya...
Balas   • Laporkan
ADI
22/11/2009
setuju.. menurut opini sy dan org2 pd umumnya.. film 2012 merupakan tontonan/hiburan, bukan tuntutan..
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ