VIVAnews - Acara Indonesia Song Festival dan ASEAN Song and Culture Festival kembali digelar tahun 2010 nanti. Pagelaran Asean Song and Culture Festival 2010 ini akan diikuti oleh 10 negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, Brunei, Vietnam, Myanmar, Philipina, dan Laos, juga negara mitra ASEAN seperti Australia, Jepang, India, Selandia Baru, China dan Korea Selatan.
Pendaftaran acara tersebut mulai dibuka malam ini pada pukul 00.01 tanggal 11 Desember 2009 sampai 15 Januari 2010 mendatang. Para calon peserta bisa mendaftarkan diri melalui website www.indonesiasongfestival.org.
Dengan Pendaftaran ini diharapkan dapat menjaring sebesar-besarnya potensi karya cipta anak bangsa, yang acaranya akan digelar pada april 2010 mendatang. Sementara grand final Indonesia Song Festival direncanakan akan diselenggarakan pada 9 Maret 2010 bertepatan dengan Hari Kelahiran Wage Rudolf Supratman, yang oleh Pemerintah ditetapkan sebagai “Hari Musik Indonesia”.
Untuk mengikuti lomba ini, ada beberapa persyaratan penting yang harus diperhatikan oleh calon peserta, yaitu karya harus original dan belum dipublikasikan sebelumnya, dan dengan durasi maksimal 5 menit. Lagu yang dibawakan bisa berbahasa Indonesia atau berbahasa Inggris yang tidak bernuansa SARA.
“Ajang ini terbuka lebar untuk penulis lagu juga penyanyi. Untuk penulis lagu tidak dibatasi mengenai tema yang diambil, yang penting tidak mengandung sara” papar penyanyi Harvei Malaiholo sebagai ikon Indonesia Song Festival, saat ditemui di Jakarta Teater, Jakarta Pusat, Kamis(10/12).
Acara lomba ini tidak ditentukan dengan SMS, namun ditentukan dari hasil penjurian yang ketat.