VIVAnews - Saat Tiana kecil, ia selalu memohon pada bintang di langit agar mengabulkan impiannya, yakni memiliki restoran sendiri.
Tapi ternyata tak cukup hanya dengan berdoa dan memohon. Semuanya tak semudah membalikkan telapak tangan. Begitu juga dengan nasib yang dialami Tiana (Anika Noni Rose).
Sehari-hari, Tiana yang beranjak dewasa, bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran kecil. Ia memeras keringat siang malam. Namun uangnya tak pernah cukup untuk mewujudkan mimpinya. Belum lagi ejekan orang-orang disekelilingnya. Mereka menertawakan impian Tiana. Pelayan kok mau buka restoran sendiri? Mustahil.
Tapi, bukan Tiana namanya, kalau ia gampang menyerah. Ia tak peduli dengan ejekan orang. Ia terus berusaha meraih mimpinya.
Disaat yang sama, Pangeran Naveen (Bruno Campos), seorang pangeran yang malas dan terbiasa hidup enak, berkunjung ke negeri tempat tinggal Tiana. Namun kali ini sang pangeran terkena voodo. Ia diubah menjadi seekor kodok oleh seorang penyihir jahat (Keith David). Kodok jelmaan Naveen pun tak hilang akal. Mencontoh kisah-kisah di negeri dongeng, ia pun ingin menghilangkan sihir tersebut dengan ciuman seorang putri.
Tiana yang saat itu memakai kostum bak putri raja sedang dirundung lara. Saat menaiki balkon, disanalah ia bertemu kodok jelmaan Naveen. Naveen yang menyangka bahwa Tiana seorang putri pun meminta Tiana menciumnya. Tiana yang sempat jijik akhirnya mencium kodok jelmaan Naveen.
Tapi apa yang terjadi? Bukannya si kodok kembali berwujud sang pangeran, malah Tiana ikut terkena voodo. Ia berubah menjadi seekor kodok betina. Tiana jengkel sekali. Ia memarahi Naveen. Namun keduanya tak dapat berbuat apapun untuk melepas sihir jahat tersebut. Bahkan mereka harus terlibat dalam perjalanan panjang untuk kembali ke wujud asli mereka. Berhasilkah usaha kedua kodok ini?
Walt Disney kembali menghadirkan animasi drama musikal yang penuh dengan cinta dan mimpi. Meski sedikit berbeda dari karya-karya sebelumnya, persembahan terbaru Walt Disney Pictures yang berjudul "The Princess And The Frog" ini layak ditonton putra-putri Anda. Duet Ron Clement dan John Musker sebagai sutradara dan penulis film berdurasi 95 menit ini hadir di awal 2010.
Selain lucu dan menghibur, film ini juga sarat akan pesan yang mendidik. Bahwa meraih cita-cita tak cukup hanya dengan berdoa, tapi juga harus berusaha dengan sungguh-sungguh. The Princess and The Frog layak menjadi rekomendasi tontonan Anda sekeluarga, selamat menonton!
• VIVAnews