Roy: Di Bui, Saya Tidur Berdesak-desakan

Roy Marten menceritakan pengalamannya di penjara.

Rabu, 13 Januari 2010, 10:27 WIB
Finalia Kodrati, Gestina Rachmawati
Roy Marten (flickr.com)

VIVAnews - Fasilitas mewah yang didapatkan Artalyta di Rutan Pondok Bambu mendapat perhatian publik. Roy Marten yang sudah dua kali di penjara mengaku selama menjalani masa hukuman di bui, dirinya tak pernah mendapat keistimewaan.

Ayah dari Gading Marten ini menjelaskan ketika menghuni Lembaga Pemasyarakatan Cipinang karena kasus narkoba, Roy menempati kamar sekitar berukuran 3x7. Di kamar itu, terdapat 20 orang narapidana termasuk dirinya.

"Pokoknya kita tidur berdesak-desakan. Nggak ada tempat yang kosong dan hanya ditemani oleh kasur tipis," kata Roy saat dihubungi VIVAnews, Rabu 13 Januari 2010.

Soal adanya pelayanan yang berbeda di dalam bui, aktor senior ini tak membantahnya. Tetapi, dia mengatakan sejauh ini tak pernah melihat sesuatu yang berlebihan.

"Kalaupun ada perbedaan pasti ada ya. Mungkin itu hanya sebatas untuk strategi keamanan saja. Kan nggak mungkin petinggi atau pejabat disatukan sama copet atau lainnya," tambahnya.

Roy sudah dua kali menjalani masa hukuman di dalam penjara. Roy mengaku selama dua kali di penjara, dirinya tak pernah minta diperlukan berbeda atau istimewa.

"Memangnya kita siapa. Kita juga bukan orang yang istimewa kok," tandasnya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ