VIVAnews - Film besutan James Cameron, Avatar, jeblok di Solo. Di kota ini, jumlah penonton film terlaris sepanjang masa ini terlihat biasa saja. Tidak ada penonton yang berjubel dan penasaran.
Jika dibandingkan dengan film 2012, film yang sukses dalam Golden Globe 2010 ini tak mampu mengalahkannya.
Manager 21 Solo Grand Mall, Bambang Rahmad Widodo mengakui setiap harinya film ini tidak terjadi antrian. Walhasil, dibandingkan dengan jumlah antrian film 2012 sangat jauh berbeda.
“Film Avatar, standar-standar aja. Setiap harinya selalu tidak ada antrean. Bahkan untuk sekali penayangan jumlah penonton tidak pernah penuh," jelas Bambang kepada VIVAnews di Solo, Kamis 4 Februari 2010.
Jika dilihat dari kuantitas pengunjungnya, film yang menggunakan sci-fi berteknologi 3D ini jumlah penontonnya adalah separuh dari film 2012. “Setiap harinya, jumlah penonton dari 2012 bisa mencapai kurang lebih 1.000 pengunjung. Tetapi kalau film Avatar, ya kurang lebih 500 penonton,” urainya.
Bahkan jika dibandingkan dengan film anak negeri, yang memang tergolong tidak begitu booming di pasaran, Sang Pemimpi, juga masih kalah. “Jika dibandingkan dengan film Sang Pemimpi, film Avatar juga jauh lebih sedikit penontonnya, “ jelasnya.
Bambang menjelaskan, film Avatar jeblok di Solo karena di pasaran sudah muncul versi VCD. Jadi paling tidak masyarakat pun enggan untuk menonton di bioskop. “Penonton Avatar adalah rata-rata dari golongan remaja," kata dia.
Film Avatar memang menggemparkan dunia film. Film besutan sutradara James Cameron yang juga pernah menangani film fenomenal Titanic ini menjadi film paling mahal yang pernah dibuat dan dipasarkan, dengan menghabiskan dana 400 juta dolar AS.
Karya dari James Cameron ini pun terbayarkan karena mampu menjadi film terlaris sepanjang masa dengan mengalahkan film Titanic. Pendapatan total dari seluruh negara untuk film karya James Cameron itu mencapai 1,859 miliar dolar Amerika. Mengalahkan pendapatan total Titanic senilai 1,843 miliar dollar AS pada periode 1997-1998.
Laporan: Fajar Sodiq | Solo