VIVAnews - Dari awal pemunculan film 'Hantu Puncak Datang Bulan' sudah menimbulkan kontroversi. Banyak yang keberatan film ini tayang di bioskop tanah air karena dianggap terlalu vulgar.
Takut dengan banyaknya kritikan dan ancaman dari berbagai organisasi masyarakat, akhirnya film itu gagal ditayangkan di bioskop.
Seharusnya, film yang dibintangi Andi Soraya itu tayang di bioskop pada tanggal 4 Februari kemarin. Tetapi, produser film yang juga dibintangi Trio Macan tersebut akhirnya membatalkan penayangan film Hantu Puncak Datang Bulan itu.
Sebagai pemain, Andi Soraya merasa kecewa. Dia merasa aktingnya di film itu masih dalam batas wajar dan tak berlebihan. Dia juga menambahkan masih banyak artis yang lebih vulgar darinya.
Film ini sudah lolos dari Lembaga Sensor Film (LSF). Ini trailernya. Beberapa adegan disamarkan oleh vivanews.
dasar bodoh ,sukanya jual diri .telanjang lebih dari binatang hanya karena biar di bilang lbih menantang .wanita jalang pun tak mau kalah dengan hidung belang .dasar murahan .BIAR DI BILANG APA HA ? SPRTI BINATANG . .?GAK KREATIF. .
Itulah perfilman Indinesia, untung ada film Laskar Pelangi dan Menggapai Mimpi, jadi film Indonesia gak monoton kayak horor atau apalah (temanya plagiat, nipu, nyontek), sayang sekali insan boiskop yang seperti ini ESQ-nya gak dipakei.
Untuk Andi Soraya,
astaghfiruullah...kpn sih orang indonesia yg ky gt bsa sadar??saya jg kecewa karena ada'a flm seperti itu...kl memang niat'a untuk penyegar agar penonton tdk bosan kn bisa di berikan adegan2 yg lain..jangan yg seperti itu...saya bukan'a sok tau atau ingin
Sebaiknya para insan film(pembuat,penonton&pihak lainnya yg.terkait)lmenyadari bahwa melalui film kita dapat menampilkan bnyak hal2 positif,sperti;keanekaragaman budaya/bahasa,alam(hayati) dll.Tanpa adegan buka2an,saya yakin film kta dapat berbicara di ma
Film2 seperti itu selalu ada,karena banyak yang suka nonton...coba kalo gak ada yang nonton ato yang nonton gak melampaui target yg diinginkan produser,niscaya mereka kan jera bikin film seperti itu lagi...kalo mau perfilman kita maju,jangan nonton kalo a
Sebagai seorang pria, saya tidak munafik melihat adegan film Hantu datang Bulan tersebut memang sangat menggairahkan.Namun sebagai orang timur, bagi saya film tersebut memang sangat tidak pantas diputar di tanah air ini.Masih banyak contoh film lain yang
cari duit sih ngak dilarang,tp jangan dengan merusak moral bangsa dong. cukuplah neng buat sensasi mulu, hidup ini ndak selamanya. cari makan yang halal aja ,kiamat uda dekat, kalo sekarat baru rasa lho.