VIVAnews - Setelah dijenguk ketiga rekannya dari Kerispatih, Sammy justru tidak terlihat gembira. Sammy malah nampak depresi dan gelisah. Konon, hal itu disebabkan karena isi perjanjian yang disodorkan bandnya itu kepada Sammy.
Menurut Tiur Ida Simanjuntak, ibunda Sammy, sebelum anaknya itu tertangkap karena narkoba, rekan-rekan Sammy di Kerispatih menyodorkan sebuah perjanjian ke Sammy. Dan Sammy menilai perjanjian itu tidak manusiawi.
"Kalau Sammy terlibat narkoba harus kembalikan uang sebesar Rp 500 juta ke Kerispatih. Bila mengingkari perjanjian ini harus kembalikan Rp 200 juta ke Kerispatih," kata Tiur saat ditemui di kantor pengacara Sammy di Jalan Soeroso, Jakarta Pusat, Jumat 5 Februari 2010.
Tak hanya itu, yang membuat Tiur miris adalah anaknya itu tak lagi dianggap sebagai bagian dari Kerispatih.
"Kalau show dan ada media yang foto, Sammy nggak boleh berdiri di depan karena dia additional player. Dia juga nggak boleh jawab saat diinterview media kecuali masalah personal," tambahnya.
Selain itu, bayaran yang diterima Sammy juga tak banyak karena Sammy hanya dianggap sebagai additional saja di band yang telah melambungkan namanya tersebut.
"Bayaran Sammy kalau show di luar kota Rp 2 juta dan kalau di dalam kota Rp 1,5 juta. Itu kan tidak manusiawi. Dia tak mampu bayar kos," ujarnya sedih.
Tiur mengatakan anaknya itu belum sempat menandatangani perjanjian tersebut. Namun, Tiur menambahkan di surat itu sudah dibubuhi materai.