VIVAnews - Lindsay Lohan sedang mengalami paranoid karena sebuah iklan menggunakan namanya. Aktris penuh sensasi itu menuntut pembuat iklan E*trade.
Lindsay juga mengklaim bila bayi yang berada dalam iklan tersebut dimaksudkan untuk menggambarkan dirinya.
Iklan E*Trade, merupakan iklan yang sangat disukai di Amerika serikat. Dalam iklan tersebut digambarkan seorang bayi yang berada dalam situasi orang dewasa, yaitu berada dalam penerbangan kelas utama menuju Las Vegas, dan mengamati pergerakan saham sambil duduk di kursi yang tinggi.
Bukan alur cerita dalam iklan yang membuat Lohan "gerah" tetapi nama bayi dalam iklan tersebut yang sama dengan namanya. Iklan yang disiarkan perdana untuk menyambut Super Bowl itu, menjadikan bayi yang diberi nama "Lindsay" dan kecanduan susu atau “milk-a-holic” itu menjadi bintang utamanya.
Menurut The New York Post, hal itu membuat Lohan menuntut perusahaan tersebut sebesar USD100 juta, karena bayi dalam iklan tersebut menggunakan namanya. Pengacara Lohan, bersikeras iklan tersebut menjadikan Lohan sebagai objek komersial tanpa izin.
“Banyak selebriti yang dikenal hanya dengan satu nama, dan E-Trade menggunakannya untuk mendapat keuntungan. Mereka menggunakan nama Lindsay dan memparodikan kehidupannya. Mengapa mereka tidak menggunkan nama Susan? Iklan tersebut merupakan pesan tersirat dan semua bilang bahwa bayi tersebut menggambarkan Lindsay Lohan," kata Stephanie Ovadia, pengacara Lohan seperti vivanews kutip dari Hollyscoop.
Namun, pihak E*Trade menanggapi tuntutan tersebut dengan santai."Itu (Lindsay) adalah nama bayi yang cukup populer dan sering menjadi nama akun seseorang dalam sebuah tim," ujar respon juru bicara E*Trade.
• VIVAnews