VIVAnews - Sudah tiga hari, Juwita Bahar kabur dari rumah ayahnya, Memo Sanjaya. Putri penyanyi dangdut Annisa Bahar itu menuding ayahnya telah melakukan tindakan kasar.
Juwita mengaku dikekang dan dilarang bergaul ke luar rumah. Ia juga menuduh ayahnya pernah memukul dan mengeluarkan kata-kata kasar untuknya. Namun, semua itu dibantah Memo.
Memo mengatakan, apa yang ia lakukan terhadap putrinya bukan kekangan. Tindakan disiplin yang ia terapkan hanya bentuk kasih sayang orangtua terhadap anak gadisnya. Ia trauma dengan peristiwa buruk kakak Jelita, yang terpaksa menikah dini karena hamil di luar nikah.
Memo tak membantah membatasi pergaulan Juwita. Telebih, ia mulai mencium perubahan perilaku pada Juwita sejak memegang perangkat Blackberry. Ia semakin khawatir putrinya salah pergaulan.
Ia takut putrinya mengenal lelaki salah melalui situs jejaring sosial. Ia memang melarang gadis berusia 14 tahun itu pacara. "Apalagi dia sering main Facebook sampai tengah malam, pulang syuting juga nggak tidur tapi malah main Facebook," ujarnya dalam jumpa pers di kediamannya di Kota Wisata, Cibubur, Depok, Jawa Barat.
Meski membatasi pergaulan Juwita, ia membantah pernah memukul apalagi sampai menganiaya putrinya.
• VIVAnews