Dituntut Ratusan Juta, Aura Kasih Stres

Kasus penipuan yang dituduhkan pada Aura Kasih masih dilanjutkan.

Minggu, 14 Maret 2010, 09:52 WIB
Irina Damayanti, Beno Junianto
Aura Kasih (flickr.com)

VIVAnews - Aura Kasih masih terjerat pemsalahan dengan PT. Debindo Mega Promo karena dituding mangkir dari show yang telah dijadwalkan. Aura mengaku sangat terganggu dengan kasus ini.

PT. Debindo Mega Promo menuntut Aura Kasih karena telah melanggar kontrak kerja di antara mereka. Bahkan, karena tak menemukan jalan keluarnya, kasus ini mulai masuk ke ranah hukum. Aura Kasih dilaporkan ke pihak berwajib oleh PT. Debindo Mega Promo.

Saat dikonfirmasi langsung, Aura tampak tidak bersemangat untuk menjelaskan duduk perkara masalah tersebut. Wanita bertubuh seksi ini juga mengaku stres saat tahu dirinya harus berurusan dengan pihak kepolisian.

"Gue baru tau dilaporin pas lihat di media," kata Aura yang ditemui di bandara Soekarno Hatta, saat hendak mengantar pacarnya yang akan pergi ke Singapura, Jumat 12 Maret 2010 lalu.

Tidak hanya itu, bahkan kabarnya Aura juga dituntut uang sebesar Rp 2 M oleh pihak Event Organizer tersebut. "Nggak, mereka maunya uang cash ratusan juta, itu kan keterlaluan. Sedangkan gue aja baru 2 - 3 tahun menyanyi, tapi mereka menuntut segitunya. Padahal gue udah dateng minta maaf. Terus terang gue stres dan kepikiran," tambahnya menegaskan.

Sang kekasih yang berada disampingnya, turut menimpali ucapan Aura. Kiki dengan tegas membantah bila dirinya dikatakan telah melarang Aura untuk tampil di show tersebut.

"Tidak benar kalau dia tidak jadi manggung gara-gara saya. Dia memang sakit, ini buktinya (Kiki menunjukan surat sakit dari RS Pondok Indah). Tidak benar dia saya larang manggung, saya sedang di Singapura waktu peristiwa ini ada. Pokoknya saya akan selalu support dan membantu aura," papar kekasih Aura Kasih tersebut.

• VIVAnews
Rating
Komentar
mak nyus
02/04/2010
kok stress...inilah contoh artis yg tidak profesional, mentang2 lagi naik daun sombong dan menyepelekan orang lain....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ