VIVAnews - Sebagai keturunan Viking, Hiccup (Jay Baruchel) diharuskan untuk melawan dan membunuh naga. Tapi, Hiccup berbeda dari keturunan Viking lainnya. Ia bukanlah seorang bocah yang trampil mengayunkan pedang. Di saat teman-teman seusianya berlatih untuk melawan naga, hati kecilnya malah tak tega membunuh hewan penyembur api itu.
Sayangnya, sang kepala suku yang kebetulan ayah Hiccup sendiri, Stoick (Gerard Butler) berharap Hiccup bisa menjadi seorang pejuang Viking yang tangguh, dan suatu hari nanti bisa menggantikannya menjadi kepala suku yang disegani. Tak ada alasan lain, Hiccup kecil pun harus patuh pada perintah ayahnya. Dengan malas-malasan ia ikut berlatih melawan naga.
Secara tak sengaja, Hiccup bertemu dengan seekor naga yang tak bisa terbang. Hiccup memanggilnya Toothless. Secara sembunyi-sembunyi,ia memilih berteman dengan sang naga. Hiccup juga berusaha meyakinkan bangsa Viking bahwa penilaian mereka tentang naga selama ini salah besar. Naga sebetulnya bisa menjadi sahabat baik bagi mereka.
Namun, pendekatan persuasif yang dilakukan oleh Hiccup rupanya tak segampang yang ia kira. Berhari-hari ia berlatih bersama Toothless. Ilmu yang didapat tentang naga membuat Hiccup dapat 'mengalahkan' naga. Seluruh bangsa Viking, termasuk ayah Hiccup senang melihat perubahan Hiccup. Di benak ayahnya, Hiccup sudah siap memlawan naga.
Hingga akhirnya, terungkap kenyataan sebenarnya. Dengan marah ayahnya berniat menyerang sarang naga. Berhasilkah Hiccup menghalangi niat ayahnya?
Film animasi besutan Chris Sanders yang berjudul 'How to Train Your Dragon' ini diangkat dari novel anak yang berjudul sama yang terbit pada 2003, karya Cressida Cowell.
Sejumlah bintang turut mengisi suara film ini, antara lain Jay Baruchel, America Ferrera, Jonah Hill, Gerard Butler, Christopher Mintz-Plasse, Craig Ferguson, dan David Tennant.
Bumbu komedi kocak dalam kisah persahabatan Hiccup dan naga Toothless ditambah dengan efek 3D mampu menghidupkan suasana film. Bahkan film yang kualitas grafiknya terbilang mumpuni ini dikabarkan berhasil menggeser 'Alice in Wonderland' setelah tiga minggu berturut-turut berada di puncak.