Polisi: Video 'Ariel-Luna' Dibuat 2009-2010

Polisi mengatakan, yang penting ada ahli yang menyatakan bahwa ini asli.

Rabu, 23 Juni 2010, 17:07 WIB
Arry Anggadha, Fadila Fikriani Armadita
Luna Maya&Ariel (Antara/Widodo S. Jusuf)

VIVAnews - Penyidik Markas Besar Polisi RI, memastikan video yang diduga Ariel dan Luna Maya dibuat tahun 2009-2010. Dari mana polisi mengetahui hal tersebut?

"Ada memperhatikan videonya tidak? Di situ ada televisi kecil 14 inci," kata Kepala Bidang Penerangan Umum, Komisaris Besar Polisi Marwoto Soeto, di Mabes Polri, Rabu 23 Juni 2010.

Marwoto mengatakan, televisi tersebut menayangkan berita. "Ada berita apa disitu ayo coba? Ada berita yang kejadiannya tahun 2009-2010," kata Marwoto. Namun Marwoto enggan menyebut berita apa yang sedang ditayangkan ketika Ariel dan Luna Maya membuat video tersebut.

Atas dasar bukti itu, penyidik, kata Marwoto, berani menjerat Ariel dengan Undang-Undang Pornografi, artinya kejadian tersebut setelah undang-undang tersebut lahir. Hanya saja, polisi belum mendapat keterangan dari Ariel maupun Luna terkait waktu pembuatan video tersebut.

"Cuma kalau kita nanya ke dia, tahun berapa dibuatnya? Dia pasti jawab, Saya tidak tahu pak itu kan cuma mirip saya," ujar Marwoto. Polisi mengatakan, yang penting ada ahli yang menyatakan bahwa ini asli.

Kasus video porno ini merebak pada awal Juni. Dalam video itu diduga adalah Ariel Peterpan, Luna Maya, dan Cut Tari.

Polisi saat ini sudah menetapkan Ariel sebagai tersangka. Vokalis Peterpan itu dijerat dengan pasal berlapis. Pertama, Ariel dijerat dengan Pasal 4 ayat UU Pornografi. Sangkaan kedua, Ariel diduga telah melanggar ketentuan dalam Pasal 27 UU ITE, dan dia juga dijerat dengan Pasal 282 KUHP.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
sukkroazuro
03/01/2011
gua suka gaya lu ril........kpan ce gua kaya' lu
Balas   • Laporkan
erutan
17/07/2010
Salut,,,,,,,,, Sensasi video porno baru" ini hanya untuk penalihan publik z,,,,, Baqaimna dnqan kasus centuri,sj,dan kasus" yanq lainnya,bak ilanq ditelan bumi,,,m Justru pemberi tahuan yanq berulanq" dapat memancinq keinqin tahuan anak" akan video ser
Balas   • Laporkan
kodok
17/07/2010
sibuk ni..yee....aparat. sampe2 pak presiden angkat bicara, ada apa ya di balik cerita ini
Balas   • Laporkan
rena
17/07/2010
kl artis aja di urusin pak pol pak pol...kl yang lain g di urusin masih banyak tuc video anak sma yang merebak...bilang aja nebeng nama biar dapet nama baik...lagu lama di pke...
Balas   • Laporkan
V33K
17/07/2010
berisik lu don. sok alim
Balas   • Laporkan
adhy
17/07/2010
mungkin A" n L" udah bnyak slah.... dan atau mungkin SAYA,KAMU,KAMU n KAMU lebih parah dari A" n L".... jdi ap slahnya kita sling kreksi dri n sling mengampuni n mmaafkn.... cri dulu para KORUPTOR.... bisa kan????
Balas   • Laporkan
riscki
17/07/2010
ARIEL MUNAFIK
Balas   • Laporkan
rian
17/07/2010
suruh kawin aja lagian masarakat usil aja kaya ga pernah aja begituan orang indonesia sukanya cari kesalahan orang lain gimana mo maju pikirkan negri ini sudah jauh ktinggalan dari negara tetengga
Balas   • Laporkan
Ria Dirganthari Tohir
17/07/2010
Kalau cuma mirip, ya ga usah setres dan mikirin ............. Tapi kalau bener harus memeriksakan diri, krn jadi Amnesia ga lupa diri Waduh nti di akhirat pas misalnya masuk Sorga, trus di hadang kayanya bukan deh cuma mirip, salah tempat mas ... Lebih
Balas   • Laporkan
ikhwan fauzi
17/07/2010
aye setuju, nyang pelakunye bener-bener pelaku musti dihukum biar jera plus biar jadi shoctherapy buat nyang laen. meski pegimanepun, nyang namenye perbuatan zine bise membuat kite semue jadi sial, bangsa dan negare pun bise aje sial gare-gare nggak mau b
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ