Polri: Sulit Temukan Pengunggah Pertama Video

Skandal video seks masih menyisakan beberapa hal yang belum terungkap.

Rabu, 23 Juni 2010, 19:15 WIB
Irina Damayanti, Beno Junianto
Luna Maya Usai Diperiksa di Mabes Polri (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Ariel secara resmi sudah menjadi tersangka dan menjadi tahanan di Mabes Polri. Namun dibalik itu, pihak penyidik masih memiliki 'pekerjaan rumah' yang tersisa.

Selangkah demi selangkah, kasus video porno Ariel dengan dua wanita mirip Luna Maya dan Cut Tari, mulai memberikan titik terang. Ketiga artis yang diduga sebagai pelaku adegan mesum dalam video sudah menjalani pemeriksaan secara intensif.

Meski begitu, tugas penyidik belum selesai. Pengunggah dan pengedar video tersebut masih menjadi fokus utama pihak kepolisian.

"Ini bukan kejahatan biasa, ini sebuah rangkaian. Dari si pembuat, kemudian perekam dan pengedar," ucap Kabid Penum Mabes Polri Kombes Marwoto saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 23 Juni 2010.

Menurut Marwoto, kesulitan terbesarnya adalah menemukan pengunggah pertama. "Sekarang tinggal pilih mana yang terdekat," ucapnya.

Sekedar informasi, hari ini telah dilakukan pula pemeriksaan tehadap manajer Luna Maya, Vita Ramona di Mabes Polri. Namun pihak penyidik belum mau memberikan keterangan seputar hasil pemeriksaan pada manajer Luna.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
arief saja
28/06/2010
mayan...kerja Polisi rada ringan untuk sosialisasi UU Pornographi...gak keluar biaya gitu lo...
Balas   • Laporkan
bhuns
26/06/2010
polisi gimana sih? katanya udah punya ahli gitu aja ga mampu. Kerjasama donk ama hacker! org mana sih yg mau ngedarin video mesumnya sendiri tanpa ada royalti/income? Gunakan asas praduga tak bersalah donk! Jgn ngikutin penuntut yg numpang tenar padahal d
Balas   • Laporkan
rens
24/06/2010
booooooooooonggggggggggg bangetttttttttttttttttttt, sebenarnya udah ketemu tuh.....di umpetin tuh.......!!!!! kasihan deh ariel...bener2 dikorbani...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ