VIVAnews - Maestro batik Indonesia, Nusjirwan Tirtaatmadja atau yang lebih akrab dikenal Iwan Tirta, meninggal dunia pagi tadi. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar kehilangan.
"Kita Kehilangan seorang maestro dalam bidang batik. Orang yang sangat mengetahui mengenai pemahaman yang luar biasa soal batik Indonesia," kata Linda Gumelar di rumah duka, Jalan Panarukan Nomor 25, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 31 Juli 2010.
Iwan Tirta meninggal sekitar pukul 08.40 WIB di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat. Disainer batik andal itu sudah menjalani perawatan selama 10 hari di rumah sakit.
Linda Gumelar mengaku sejak muda memang menyukai batik karya disainer kelahiran Blora, Jawa Timur, 18 April 1935 itu. Malah, istri mantan Menteri Perhubungan Agum Gumelar ini kerap menggunakan batik Iwan Tirta sejak masih duduk di bangku kuliah.
"Saya merasa kehilangan sekali. Yang saya harapkan tentu sebanyak mungkin melanjutkan dengan apa yang telah dilakukan Mas Iwan," ujar Linda.
Linda menilai, melanjutkan karya Iwan Tirta bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya dengan belajar menggunakan motif-motif Indonesia.
"Beliau juga banyak menularkan ilmunya juga kepada generasi muda," ujar dia. Kendati demikian, Linda yakin banyak lahir penerus-penerus Iwan Tirta.
"Saya harapkan siapa yang memiliki koleksi Iwan Tirta untuk bisa menjaganya dengan baik. Dengan melestarikan budaya-budaya Indonesia," pinta Linda. (umi)