Andi Soraya Dibui di Rutan Pondok Bambu
Andi Soraya menentang keras eksekusi ini karena pertimbangan dua anaknya yang masih kecil.
Selasa, 31 Agustus 2010, 18:55 WIB
Ismoko Widjaya, Beno Junianto
Andi Soraya (VIVAnews/Tri Saputro)
VIVAnews - Artis Andi Soraya akhirnya dibawa ke Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Mantan pasangan hidup artis Steve Emmanuel itu harus mendekam di dalam tahanan selama tiga bulan karena terlibat kasus penganiayaan terhadap seorang wanita di sebuah diskotek.
"Kejaksaan meminta kita agar secepatnya (Andi) dibawa ke Rutan Pondok Bambu," kata pengacara Andi Soraya, Priatna Abdul Rasyid usah mengisi administrasi di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 31 Agustus 2010.
Padahal, kata dia, pihak Andi Soraya sudah meminta agar eksekusi ditunda karena dua orang anak Andi Soraya masih kecil-kecil. Tetapi, permohonan itu tidak ditanggapi oleh kejaksaan, meski sudah ada rekomendasi dari Komisi Perlindungan Anak.
"Kami memohon kepada Kejaksaan di bulan puasa ini mohon diberi semacam keringanan untuk mempersiapkan anak-anaknya terlebih dahulu, selama dia menjalani masa tahanan di Pondok Bambu," ujar dia.
Pada dasarnya, kubu Andi Soraya akan tetap mematuhi keputusan hukum. Permohonan itu semata-mata agar kejaksaan tidak dinilai arogan.
Sementara, Andi Soraya mengatakan sebenarnya Komisi Perlindungan Anak sedang dalam perjalanan menuju Kejaksaan. Karena, bila rekomendasi dari Komisi Perlindungan Anak tidak diterima dengan baik, maka itu bisa dianggap sebagai pelanggaran hak anak.
"Karena ini sudah termasuk kekerasan terhadap anak, yang memaksakan ibunya diambil dengan paksa," kata Andi Soraya. Andi Soraya pun dengan keras menyatakan penolakannya atas eksekusi ini.
"Tolong tanyakan kenapa Kejaksaan bersikap arogan," keras Andi Soraya sambil berlalu menuju Pondok Bambu menggunakan Toyota Avanza putih. (umi)
Maelina Hermiyanti
01/09/2010
Wah komentarnya kok sadis-sadis gitu ya....??!!
Ngeri saya mendengarnya.....!!!
Apa emang kasusnya seserem itu siiich....kok komenternya gitu amat. Sampe gue nggak mampu berkata-kata.
Sayang Anak
01/09/2010
kenapa ketika mba Andi pergi ke diskotek diam-2 aza, enggak lapor komnas perlindungan anak, pastikan anak-2 selalu ada dipangkuan ibunda. jadilah bunda terbaik untuk anak-2 kita...
riteno
01/09/2010
lah giliran mo di tahan aja inget anak, tp waktu ngedugem apa inget anak. Jgn sampe anak jd alat untuk diri sendiri. Tahan aja Pak.
andika
01/09/2010
baru sekarang mikirin anak .. kemaren wkt lempar gelasnya ga inget anak ya ? wkt proses kasasi kok ga pernah ke KPA skrg wuahhh doyane cari sensasi
rakyat indon
01/09/2010
Ini org bikin kasus trus skrg mau bikin ribut dan mslh lagi, emang ini negara nenek lo. Artis kentut belagu
pacekuh
31/08/2010
songong sih lu...ntar dipenjara gw kirimin gelas selusin buat maen lempar-lemparan..
rudy
31/08/2010
betul... sebaiknya berani berbuat berani bertanggung jawab...
udah andi lo jangan banyak alasan,3 kali mangkir panggilan sudah sepantasnya di panggil paksa,jangan karena dia artis maka dibedakan,setiap WNI harus taat hukum yang berlaku di indonesia.
Ane suka andi soraya masuk bui
31/08/2010
salah sendiri ... berani berbuat berani juga bertanggung jawab .. jangan jadikan anak-anak sebagai tameng untuk membenarkan perbuatanmu ...
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar