VIVAnews - Krisis ekonomi di Amerika Serikat merambati dunia hiburan. Bahkan, perusahaan sekelas Walt Disney Pictures merasakan efeknya. Maka, akibatnya, produksi film "The Lone Ranger" yang dibintangi oleh aktor jempolan, Johnny Depp, harus dihentikan.
Kabarnya, direktur produksi, Gore Verbinski, dan tim telah berusaha menekan anggaran dari US$250 juta hingga US$232 juta. Namun, tetap saja, jumlah itu masih jauh dari batas yang ditetapkan oleh studio itu, yakni US$200 juta.
Direktur Eksekutif Walt Disney, Bob Iger, mengaku kepada aceshowbiz.com bahwa studio Burbank sungguh memperhatikan masalah anggaran. "Kami mesti berhati-hati atas biaya produksi," katanya.
Tak sampai di situ, ia juga mengatakan bahwa tujuan mereka adalah meraih hasil yang memuaskan. "Jika tak mampu menjawab keinginan mereka, kami pikir akan lebih baik jika kami mengurangi jumlah produksi daripada harus menanggung risiko lebih besar."
Selain masalah anggaran, Disney menganggap jenis film yang diajukan tak cocok dengan pasarnya meski bintang sebesar Johnny Depp dilibatkan.
"Lone Ranger" awalnya disebut-sebut punya potensi menuai kesuksesan pada akhir 2012. Itu jika ia jadi diproduksi.