Polisi Bantah Intervensi Kasus Zumi Zola

"Saya luruskan nggak ada seperti itu," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Rabu, 8 Februari 2012, 16:01 WIB
Maya Sofia, Winda Yanti
Bernaldi Kadir Djemat (kedua dari kanan) (VIVAnews/Winda Yanti)

VIVAnews - Pihak kepolisan membantah telah mengintervensi kasus mantan aktor yang kini menjabat Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, Zumi Zola. Seperti diketahui pelapor Zumi Zola, Bernaldi Kadir Djemat ditahan atas kasus penganiayaan ringan terhadap sekretaris ibunda Peni, bernama Rudy M. Rahmat.

"Saya luruskan nggak ada seperti itu. Jadi tidak ada intervensi seperti itu," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Budi Irawan ditemui di Polres Jakarta Selatan, Rabu, 8 Februari 2012.

Bernaldi resmi ditahan atas laporan Rudy dan Andi atas penganiayaan ringan yang terjadi Oktober 2011 lalu. Namun, Bernaldi akan kembali menjalani proses pemeriksaan berdasarkan laporan Zumi Zola pada Desember lalu atas perbuatan tidak menyenangkan.

"Ada dua laporan di sini. Satu lagi adalah pasal 335 dimana pelapornya adalah Zumi Zola. Tapi itu masih diproses," ujar AKBP Budi Irawan.

Menurut dia, pihaknya belum bisa memastikan apakah Zumi Zola akan dipanggil lagi untuk proses pemeriksaan. Munculnya kasus lama yang akhirnya menyebabkan Bernaldi ditahan membuat pihak Bernaldi menuding adanya intervensi dari pejabat kepolisian.

Kuasa Hukum Bernaldi, Humprey R. Djemat mengatakan, banyak hal aneh yang terjadi sejak kliennya melaporkan Zumi atas dasar dugaan telah melakukan perzinaan dan perselingkuhan dengan sang istri bernama Peni Fenita Saputri. Sebelumnya Zumi telah membantah tudingan tersebut. (eh)

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
biasalah,...kalau urusan dgn hukum di indonesia memang membuat diri kita tjape bahkan sampe stress palagi kalau sampai berurusan dgn polisi,...gak bakalan menang. tutup mata aja deh, krn mereka pandai berkelit. tunggu revolusi baru mereka sadar.
Balas   • Laporkan
komisitiga
08/02/2012
Polisi kalo sudah berbuat Jarang berani yang bertanggung Jawab. kecuali di paksa oleh media. Kapolri baru turun tangan. Biasalah.......... Kasus mantan Kapolda DKI. Sofyan Yakob yg buang tembakan sekarang aja sudah ditelan bumi. ex Kapolda arogan.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ