VIVAnews - Ayah penyanyi pop, Britney Spears, berbicara tentang tuduhan pemukulan terhadap mantan teman Britney tahun lalu. Ayah Britney, Jamie Spears, bersikeras kalau dia berhak menggunakan kekerasan demi melindungi putrinya.
Jamie dan istrinya, Lynne Spears, terang-terangan menyalahkan Sam Lutfi atas kemelut yang memicu lepasnya hak asuh Britney atas dua anak dari hasil perkawinan dengan Kevin Federline.
Seperti dikutip dari Female First, Sabtu 16 Mei 2009, Lutfi mengajukan tuduhan atas Britney dan keluarganya, bahwa mereka menyebarkan fitnah. Lutfi menyalahkan Britney dan keluarga karena merusak reputasinya dengan menuduh Lutfi membocorkan informasi yang salah tentang tindakannya ke media.
Tuntutan hukum itu juga mengandung klaim bahwa Lutfi diserang oleh Jamie Spears saat Jamie mencoba agar Lutfi menjauhi Britney. Lutfi dipukul di bagian dada.
Namun Jamie menyangkal tuduhan itu, dan mengajukan tuntutan hukum ke pengadilan di Los Angeles, Kamis lalu, dan menyebut bahwa dia seharusnya memiliki hak istimewa untuk menggunakan kekerasan dalam peristiwa yang dituduhkan tersebut.
Meski Jamie tidak mengaku melakukan kekerasan pada Lutfi, dan dia mengaku merasa terpojok dalam kejadian itu.
Lutfi menuntut ganti rugi atas pemukulan tersebut. Kasus tersebut akan diungkap di depan hakim pada 8 Maret, 2010.