VIVAnews - Sewaktu kecil, Lady Gaga mengaku pernah jadi obyek kekerasan teman sebayanya. Dia juga sering diolok-olok teman-teman sekolahnya.
Tapi, lihat Lady Gaga sekarang! Penulis lagu hits untuk artis-artis besar, Fergie, Pussycat Dolls, Britney Spears, dan New Kids on the Block.
Musisi yang punya nama asli Stefani Joanne Angelina itu tidak menyesal dengan masa lalunya.
Ia ingin menunjukkan, "orang-orang seperti kita, pecundang, kutu buku, atau orang-orang jelek, biasanya melakukan sesuatu luar biasa untuk hidupnya," kata Gaga seperti dikutip dari Femalefirst, Selasa 19 Mei 2009.
Lady Gaga alami kekerasan di sekolah lantaran kecintaannya menyanyi. Pencetak hits 'Just Dance itu menuntut ilmu di Convent of The Sacred Heart, sekolah swasta di Manhattan. Keinginan menjadi terkenal sudah ada sejak remaja. Tapi, teman-teman sekolahnya tidak suka ambisi Gaga mengejar ketenaran.
"Sepanjang hidup, Aku hanya peduli menjadi seorang artis," ujar Gaga. Ambisinya, membuat Gaga tertindas bertahun-tahun selama di SMA. "Dulu, Aku diolok-olok," katanya. Sekarang, Gaga bebas mengurung diri dalam kotak kegilaannya.
"Aku bisa melakukan apapun yang aku suka," katanya.
Gaga merilis debut albumnya, The Fame, 2008. Tajuk 'The Fame' ia angkat lantaran ambisi dan pengalaman pribadinya tentang ketenaran. Semua orang berhak merasa terkenal. Single 'Just Dance' nya menjadi hits, masuk nominasi 51st Grammy Awards). Aliran musiknya, Gaga mendapat pengaruh besar rocker David Bowie dan Queen. Michael Jackson dan Madonna juga jadi panutannya bermusik.