Pemeran Azzam, Pernah Jualan Bakso

Kholidi Asadil Alam, pemeran Azam sempat mencoba berjualan bakso

Selasa, 2 Juni 2009, 18:15 WIB
Irina Damayanti, Windratie
KCB  

VIVAnews - Dalam film 'Ketika Cinta Bertasbih, Kholidi berperan sebagai Azzam yang digambarkan sebagai pekerja keras yang cinta keluarga.

Dalam film bernafaskan Islam ini, Azzam diceritakan menuntut ilmu di Universitas Al Azhar, Kairo selama 9 tahun. Bukan karena malas menyelesaikan kuliahnya, tapi Azzam ingin bekerja dan usaha disana. Untuk itu sambil kuliah, Azzam juga berjualan bakso dan tempe. Kholidi pun mengakui figur Azzam sangat mempengaruhi karakternya sehari-hari bahkan hampir sama dengan pengalaman hidupnya. "Waktu saya lulus SMU tahun 2007, saya tidak sanggup meneruskan kuliah karena nggak ada biaya, lalu saya masuk pesantren sambil jualan sarung dan ayam goreng," cetus pria pendatang baru ini.

Untuk pendalaman perannya ini, Kholidi latihan selama 1,5 bulan demi mendapatkan karakter psikologis Azzam yang berumur 28 tahun. "Padahal umurku baru 20 tahun, dan aku banyak belajar dari novelnya juga yang aku baca berulang-ulang," tambah Kholidi.

Dia juga merasa bersyukur bisa menang di grand final audisi 'Ketika Cinta Bertasbih'. "Pas namaku disebut, aku langsung sujud syukur tanpa ngeluarin air mata," ujar pria yang menjalani syuting di Mesir selama 35 hari ini.

Perannya yang sangat agamis, juga terbawa hingga kini. "Azzam sangat rajin sholat Witir, dan Alhamdulillah terbawa sampai sekarang sama aku. Satu lagi, aku juga pernah mencoba jualan bakso, sama seperti Azzam, pas pulang kampung beberapa waktu lalu dan ternyata sulit sekali menjadi pedagang bakso," ungkapnya sambil tertawa.

Selama syuting di Mesir, Kholidi juga harus menyesuaikan dengan keadaan disana. Seperti belajar bahasa Arab dan mengenali 'bahasa tubuh' orang-orang Arab. Ditambah dengan makanan dan cuacanya yang sangat perlu disesuaikan.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Dewi
21/09/2010
Pemeran Azzam pas banget, pesan moral bagus banget, mudah-mudahan umat Islam khususnya ngerti bagamana sebetulnya poligami yang diperbolehkan menurut Islam, bukan napsu terus mengatasnamakan Sunah Nabi. Sukses lah.
Balas   • Laporkan
mecca
18/10/2009
ga nyesel d noton KCB, filmnya bagus sangat. critanya tuh dalem banget, nyentuh ke hati! aku ajh mpe mneteskan air mata. buat para pemain KCB sukses ya! oy.. ka'odi pernh bljr agma d darul islah y.. itu ponpes punya ayahnya tmen ku loh ternyata!
Balas   • Laporkan
izis
20/06/2009
banyak pesan-2 moral yang ada dlam KCB. moga lebih banyak lagi film religi indo yang bisa kita nikmati. Rezeqi orang sudah da yang atur spt dlm Lahful mahfudz. Jadi meski berhijab Insya allah para akhwat tetap bisa berakting. ALLAHU AKBAR
Balas   • Laporkan
wenie
18/06/2009
setelah menonton KCB,,aku sngt kangum bgt dengan para pemainnya...mski pemeran utamanya baru menggeluti dunia Akting,tapi akting mereka patut diancungi jempol..kerenz banget!!salut dengan kHolidi yang menurut aku sukses memerankan Azzam yang agamis dan hu
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ