VIVAnews - Setelah menyandang gelar Miss Indonesia 2009, Kerenina Sunny Halim segera belajar Bahasa Indonesia. Dia juga akan memperdalam pengetahuan tentang adat dan budaya Indonesia.
Kerenina Sunny Halim yang berhasil mengalahkan dua finalis, Viviane (Bali) dan Putri Kusuma Dewi (Sulawesi Barat) dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2009.
Adik kandung dari Steve Emmanuel (Yusuf Iman) ini memang sangat fasih berbahasa Inggris. Semua pertanyaan dari juri maupun MC, Tantowi Yahya pun dijawabnya dengan tenang memakai bahasa Inggris.
Tapi justru ini yang menjadi pertanyaan banyak orang, bisakah Kerenina berbahasa Indonesia? "Saya memang kurang mahir berbahasa Indonesia, dan hanya bisa sedikit-sedikit saja."
Perempuan cantik ini juga mengakui kalau hal ini menjadi kelemahannya."Saya sekarang mengambil home schooling dari Amerika langsung, di rumah pun sehari-hari saya memakai bahasa Inggris, jadi memang jarang bicara dengan bahasa Indonesia," ujarnya Kerenina.
Begitu pula dengan budaya, adat dan provinsi di Indonesia yang belum dikuasainya. "Saya janji akan memperdalam semua hal tentang Indonesia, khususnya untuk memperlancar bahasanya. Nanti saya akan belajar pada ibu yang sudah tinggal 30 tahun disini dan lancar sekali bahasa Indonesianya," tambah perempuan 23 tahun ini.
Kerenina sudah tinggal di Indonesia sejak tahun 2004. Saat itu, dia membantu korban Tsunami di Aceh atas nama sebuah LSM. "Saya sangat bersyukur sama Tuhan karena bisa menang. Semoga saya bisa mengangkat adat dan budaya Indonesia untuk saya perkenalkan di mancanegara," tambahnya bangga.
ya jurinya gmna sih, kriteria yg penting kan hrs fasih berbahasa indonesia dng baik dan benar, english language tuh hanya second condition, bukan berarti org indonesia gak bisa bahasa inggris, GEDE UANG NYA kali......................?
seharusnya juri lebih tau mana yang terbaik dalam memilih,ini bisa jadi masukan deh buat para juri,, pantas indonesia ga bisa bersaing dengan negara lain.....mohon ya.
Ya jurinya payah banget!! sok pinter jadi juri. mau jadi miss indonesia ya harus bisa bahasa indonesia dan tahu budaya. jurinya tuh siapa sih.. tantowi atau yg lain mundur aja deh, percuma lo jadi juri.
iki opooo.... dah jelas ga tau budaya timur apalagi budaya indonesia yang seabrek macamnya kok ya bisa lolos..... ckckckck
aneh! .. jurinya menjijikan...