VIVAnews - Fedi Nuril mengalami pengalaman buruk saat disunat dulu. Dirinya yang kala itu masih duduk di kelas lima sekolah dasar sempat dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) gara-gara pendarahan akibat jahitan sunatnya lepas. Peristiwa belasan tahun lalu itu masih membekas di ingatan Fedi.
Namun, bintang film laris Ayat-Ayat Cinta (AAC) itu bercerita, berbeda dengan anak kecil lain, Fedi senang bukan main ketika akan disunat. Maklum, kedua orang tuanya menjanjikan hadiah sebuah senapan mainan rakitan saat itu.
Selesai disunat, Fedi kecil bukannya beristirahat. "Sampai rumah, gue malah loncat-loncat karena emang gue gak ngerasa sakit, sampai jahitan sunatnya lepas," ujar Fedi saat ditemui di acara sunatan massal, di Pondok Indah, Minggu, 21 Juni 2009.
Melihat jahitan sunatan putranya lepas, hingga mengucurkan darah yang banyak, sontak ibunda Fedi panik. Ia lantas menelepon rumah sakit malam itu. Akhirnya, Fedi dilarikan ambulans. "Gue dibawa ke UGD pake ambulans, sambil nguing...nguing. Lebay gak!" ujar personil band Garasi itu membagi kenangan pahit yang sekarang menjadi lucu jika diceritakan.
Setelah peristiwa itu, Fedi tidak bisa main dengan senapan mainan hadiah sunatannya. "Senapannya akhirnya dibawa tidur. Gue terpaksa main video game seharian di kasur," ujarnya. Peristiwa itu terus melekat hingga usianya sekarang yang menginjak 26 tahun.
Sekarang, kata dia, kalau ada anak kecil yang akan disunat dirinya memberikan semangat kepada mereka. "Gak usah takut, gak sakit kok, berapa hari lagi juga udah kering (sunatnya)," kata Fedi memberi semangat tiga ratus anak-anak kecil yang akan disunat siang tadi.
antique.putra@vivanews.com