VIVAnews - Mental juara itu sulit ditanamkan. Tapi, bagaimana jika seorang bocah justru dipaksa memenuhi obsesi menjadi sang juara seperti idola ayahnya? Yang timbul adalah konflik antara ayah dan anak.
Guntur (Rangga Raditya) adalah anak desa yang punya bakat besar bermain bulutangkis. Di Banyuwangi kampungnya, ia biasa bertanding dengan pemain lain yang lebih dewasa. Sementara Tejo (Mamiek Prakoso), ayahnya, tidak hanya gemar bulutangkis. Ia bahkan terobsesi dengan legenda hidup bulutangkis tanah air, Liem Swie King. Rasa kagum terhadap King sejak muda berubah menjadi obsesi yang ia turunkan pada putranya, Guntur.
Tejo ingin Guntur menjadi seperti King. Maka, pria yang bekerja sebagai pengumpul bulu angsa untuk membuat shuttle cock ini menggembleng keras putranya. Lari keliling lapangan dan scot jump lima puluh kali, persis seperti didikan keras yang diterima King dulu. Guntur merasa selalu berada dalam tekanan sang ayah yang hanya ingin mendengar kata 'menang' darinya.
Dalam kerasnya didikan ayah, hadir dua sahabat yang menemani Guntur dalam suka dan duka. Adalah Raden (Lucky Martin) dan Michelle (Valerie Thomas). Raden, anak laki berambut kribo itu adalah sosok yang lucu, terbuka, dan rela berkorban demi sahabatnya. Ia ditemani Michelle, anak gadis kota kaya yang pindah ke desa di Banyuwangi bersama ibunya, Joyce (Wulan Guritno).
Perjalanan Guntur menjadi atlet bulutangkis profesional dimulai selangkah demi selangkah. Impian Guntur menjadi 'mungkin' berkat sahabat-sahabat setia disampingnya. Raden berinisiatif mendaftarkan Guntur ke sebuah klub bulutangkis. Dengan bantuan Michelle, mereka mencari uang tambahan untuk biaya pendaftaran Guntur. Di klub, bakat Guntur bermain bulutangkis semakin tajam dan terasah lewat didikan Pak Herman (Surya Saputra), pelatihnya.
'King' adalah cerita perjuangan seorang bocah dalam menggapai mimpinya. Bahwa menggapai cita-cita dalam keterbatasan bukanlah tidak mungkin. Seperti raket kayu guntur yang tidak menghentikan langkahnya untuk menjadi juara dunia. Ada konflik bapak dan anak di 'King'. Ada pelajaran tentang arti persahabatan dan pengorbanan. Ada tawa dari celetukan konyol Raden dan tokoh Bang Bujang, supir truk sayur, perantau dari Ranah Minang. Adapula persaingan dan sportifitas dalam bulutangkis.
Ari Sihasale mengklaim film besutannya itu sebagai film pertama di dunia yang bercerita tentang olahraga bulutangkis. Dan itu bukan pengakukan sembarangan dari suami Nia Zulkarnaen itu. Ale menampilkan semangat itu di beberapa scene ketika masyarakat kampung dengan seru menonton bareng pertandingan bulutangkis mulai dari kejuaraaan antar kampung sampai final Thomas dan Uber Cup
Selain tokoh Liem Swie King, yang semangatnya dijadikan esensi film ini, bintang-bintang besar bulutangkis lain juga muncul. Haryanto Arbi, Hastomo Arbi, Ivanna Lie, Rosiana Tendean, dan Maria Kristin juga tampil sebagai cameo.
Seperti tradisi dua film Alenia Pictures sebelumnya, 'King' menyuguhkan lokasi-lokasi 'surga' di tanah air ini, seperti Kawah Ijen dan beberapa lokasi eksotis lain di kawasan Kudus dan Banyuwangi. Original soundtrack hasil rembukan Ridho 'Slank' dan Ipang juga salah satu yang membuat penonton bergetar.