VIVAnews - Keluarga Michael Jackson ingin agar jenazah ikon pop itu kembali diotopsi. Keluarga menilai masih banyak pertanyaan seputar kematian Jackson yang belum terjawab. Keluarga juga mempertanyakan bagaimana dia meninggal dan siapa dokter yang bersamanya.
"Ini tidak normal," kata pendeta Jesse Jackson, Sabtu 27 Juni 2009. "Kami tidak tahu apa yang terjadi. Apakah dia mendapat suntikan? Apa yang disuntikkan padanya? Semua keraguan yang beralasan harus kami temukan jawabannya," lanjut Jesse.
Orang-orang terdekat Jackson telah mengatakan bahwa mereka mengkhawatirkan konsumsi obat pembunuh rasa sakit oleh Jackson. Tim medis Los Angeles County menyelesaikan otopsi mereka Jumat lalu dan mengatakan bahwa Jackson mengonsumsi obat dari resep dokter.
Tim medis juga mengatakan, tidak ada indikasi trauma atau kejanggalan dalam kematian Jackson. Penyebab resmi kematiannya bisa memakan waktu berminggu-minggu.
Pihak koroner menyerahkan jenazah Jackson kepada keluarga pada Jumat malam. Belum ada kejelasan kapan otopsi kedua akan dilakukan. Jesse Jackson mengungkapkan bahwa keluarga masih sangat berduka.
"Mereka sedih karena kehilangan seorang putra. Namun luka itu ditambah dengan misteri dan pertanyaan tak terjawab seputar penyebab kematiannya," kata Jesse. (AP)
ismoko.widjaya@vivanews.com