20 Tahun Jacko Kecanduan Demerol

Lebih 20 tahun Jacko kecanduan Demerol, sejenis obat bius pereda sakit.

Selasa, 30 Juni 2009, 14:57 WIB
Pipiet Tri Noorastuti
Michael Jackson  

VIVAnews - Sejumlah penyakit menahun yang diderita membuat hidup Michael Jackson tergantung dengan obat-obatan. Bahkan lebih 20 tahun Jacko kecanduan Demerol, sejenis obat bius pereda sakit.

"Semua orang yang hidup di lingkungan Jacko tahu itu semua," kata Marc Schaffel, bekas produser Michael Jackson, seperti dikutip dari laman situs ABC News, akhir pekan lalu.

Bahkan kecanduan Jacko terhadap Demerol tertuang dalam lagunya berjudul 'Morphine' dari album 'Unknown' yang dirilis 1997 silam. Berikut kutipan liriknya,

"Relax. This won‘t hurt you. Before I put it in, close your eyes and count to ten. Don‘t cry, I won‘t convert you. There‘s no need to dismay. Close your eyes and drift away. Demerol... demerol... Oh God he‘s taking demerol. Demerol... demerol... Oh God he‘s taking demerol..."

Dokter Daniel Simon, Kepala Kardiologi University Hospitals Case Medical Center di Cleveland, mengatakan, suntikan Demerol atau Oxycontin diduga kuat menjadi penyebab kematian Jacko. "Skenario yang paling sering terjadi dengan Demerol adalah terhentinya fungsi organ pernafasan," kata Simon.

Terhentinya kerja organ pernafasan menghambat asupan oksigen dalam darah dan melemahkan detak jantung. Jantung berdenyut namun tidak mengalirkan darah. "Tanpa CPR dan defibrillator, tak mungkin bisa hidup," kata Simon.

Kepolisian Los Angeles mengatakan, tubuh Jacko menerima suntikan Demerol sekitar satu jam sebelum kematiannya. Namun, dokter Conrad Murray, yang merawat Jacko sejak Maret membantah menyuntikkan Demerol ke tubuh Jacko menjelang kematiannya.

pipiet.noorastuti@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ