Indah Kalalo: UU Pornografi Kurangi Devisa

Jika bule dilarang tampil seksi di sini, Indah khawatir devisa negara bisa berkurang.

Selasa, 4 November 2008, 09:24 WIB
Anindhita Maharrani, Gestina Rachmawati
Indah Kalalo (jurgita.com)

VIVAnews - Sebagai model, Indah Kalalo merasa profesinya akan mengalami banyak benturan dengan Undang-undang Pornografi.

Namun dara yang juga terjun ke dunia film ini mengaku akan lebih pilih-pilih pekerjaan. "Kalau untuk foto, atau fesyen pun masih dalam batas normal," akunya saat ditemui di Mal Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin 3 November 2008.

Toh, lanjut Indah, tujuan dari peragaan busana bukan untuk mempertontonkan pornografi. Melainkan koleksi teranyar hasil karya para perancang busana. Demikian halnya dengan para pelaku seni yang membuat film, atau karya fotografi.

Dara kelahiran 30 Agustus 1980 ini justru khawatir jika Undang-undang -yang banyak menimbulkan protes dari berbagai kalangan- itu akan mengurangi devisa negara. "Masa kalau misalnya bule-bule gitu pakai baju seksi dilarang. Kalau mereka nggak boleh datang ke Indonesia, itu kan devisa buat negara juga," papar Indah.

Kendati demikian, bintang 'Pesan Dari Surga' ini yakin pemerintah telah menyesuaikan Undang-undang tersebut dengan situasi dan kondisi negeri ini. Pokoknya, lanjut Indah, jika tidak terlalu berlebihan, ia setuju saja.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ