Jermaine Minta Media Stop Berspekulasi

Kakak tertua Jacko minta media untuk berhenti membuat spekulasi.

Jum'at, 3 Juli 2009, 12:27 WIB
Irina Damayanti, Windratie
Michael Jackson dalam 'The Wiz' (AP Photo, file)

VIVAnews- Kematian Michael Jackson gencar diberitakan media seantero dunia. Keluarga Jacko yang diwakili oleh Jermaine Jackson, memohon agar media berhenti berspekulasi tentang penyebab kematian Jacko.

Dugaan penyebab tewasnya Michael akibat penyalahgunaan pemakaian obat, sangat menyakitkan bagi pihak keluarga Michael yang sedang dirundung duka. 'The King of Pop' meninggal dunia, pekan lalu, 25 Juni, setelah mengalami gagal jantung (cardiac arrest).

Kepergian Michael Jackson masih menjadi misteri, di tengah klaim perjuangan panjang ketergantungannya pada beberapa obat penenang. Tak lama, setelah kematian tragis sang megabintang, detektif kepolisian Los Angeles melakukan penyisiran barang bukti di rumah sewaan megah Jacko, Holmby Hills, California.

Polisi menyita berbagai jenis pil dan obat-obatan dari rumah Jacko. Sebuah laporan menyebut, ditemukan obat penenang Propofol. Menyusul kematiannya, hasil penyelidikan menguak 'The King of Pop' selama ini mengonsumsi berbagai jenis obat, mulai dari penahan rasa sakit, penenang dan anti depresan.

Beberapa bulan lalu, Jacko kerap memaksa Charilyn Lee untuk memberikan obat penenang Diprivan. Obat yang dikenal dengan nama Propofol itu merupakan sejenis obat bius yang disuntikan melalui nadi. Propofol biasa digunakan di ruang operasi untuk menghilangkan kesadaran pasien.

Pasien yang menggunakan Propofol hanya butuh waktu sebentar untuk masuk dalam kondisi tidak sadar, dibandingkan obat lain. Menurut James Nancy psikofarmakologis, ahli kejiwaan, Universitas Chicago, begitu sadar, pasien akan merasa segar dan berpikiran jernih.

Tapi, Jermaine yakin adik laki-laki bungsunya itu bukan seorang pencandu obat. Pria 54 tahun itu berkeras, buktinya ia lolos pemeriksaan fisik untuk rencana 50 konser 'comeback' di O2 Arena, London, yang rencananya digelar bulan Juli ini.

"Aku akan sangat kecewa jika hasil otopsi mengindikasikan penggunaan obat-obatan, karena Michael menentang hal-hal seperti itu," ujar Jermaine. Tapi, Jermaine mengaku bisnis hiburan memiliki tekanan tinggi.

"Aku benar-benar tidak tahu (jika Michael ketergantungan obat), yang aku tahu, Michael selalu perhatian dengan orang lain. Jika ia memikul beban atau tekanan seberat itu...aku tidak tahu," ungkap Jermaine.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial