VIVAnews - Dokter Michael Jackson, Dr Conrad Murray tak akan menghadiri upacara pemakaman Jacko. Sejak meninggalnya Jacko, Dr Conrad Murray memilih untuk menghindari keramaian dan publik.
Hal itu diungkapkan oleh perwakilan dari pihak Murray. Tak hanya itu, Murray juga tak mau menonton pemberitaan kematian Jacko di media. Selain itu, Murray juga tak mau berbicara dengan keluarga Jacko sejak mereka bertemu di rumah sakit ketika Jacko meninggal dunia. Demikian seperti dikutip dari TMZ, Jumat 3 Juli 2009.
Meski demikian, masih menurut perwakilan Murray, dokter Jacko itu juga sangat berduka dengan kematian penyanyi yang dijuluki 'King of Pop' tersebut. Saat ini, Murray sedang berkabung karena kepergian mantan suami Lisa Marie Prestley tersebut.
Pada saat Jacko meninggal, Murray sempat diperiksa oleh pihak berwajib sehubungan dengan investigasi yang dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian Jacko. Murray dianggap sebagai orang yang mengetahui kondisi Jacko sebelum kematiannya. Dia juga yang menangani pelantun 'Black or White' tersebut di saat malam naas tersebut.
Sesuai keterangannya, Dr. Murray telah memberikan CPR pada Jacko sesaat setelah Jacko pingsan dan tak sadarkan diri. Tapi, yang menjadi pertanyaan semua orang adalah, mengapa ia baru menelepon 911 dan memanggil ambulans setelah 30 menit kemudian?
Durasi waktu selama 30 menit itulah yang menjadi tanda tanya besar hingga sekarang. Dengan spekulasi, seandainya saja malam itu Jacko mendapat pertolongan lebih cepat, mungkin jiwa sang Superstar masih bisa terselamatkan.