VIVAnews - Sebagai sutradara muda berprestasi, kehidupan Hanung Bramantyo tak seindah yang dibayangkan. Banyak rintangan hidup yang pernah ia alami. Namun justru itulah yang menjadi sumber inspirasi karya-karya terbaiknya.
"Saya pernah menikah, gagal dalam pernikahan. Pernah merasakan bagaimana orangtua ikut campur. Itu persoalan yang sangat komunal dirasakan orang," kata Hanung saat ditemui di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Sabtu, 4 Juli 2009.
Hanung terbilang produktif dalam menghasilkan film laris. Tapi cenderung mengikuti selera pasar. Setelah sukses dengan 'Get Married', sutradara yang dikabarkan dekat dengan aktris Zaskia Mecca itu, siap menggarap sekuelnya, Get Married 2 .
Sutradara Garin Nugroho, bahkan berkelakar, "Ada Hanung yang membuat Get Married 2, tapi married-nya kapan saya tidak tahu. Mudah-mudahan Get Married 3 benar-benar married," kata Garin dalam pidato pembukaannya di sebuah acara workshop film indie di Kuningan.
Lepas dari isu pribadinya, Hanung berjanji Get Married 2 akan konsisten pada keberhasilan sebelumnya. "Ada lompatan cerita kultural yang unik," jelas sutradara Ayat-Ayat Cinta itu.
Jika Get Married pertama mengangkat bagaimana Nirina Zubir, pemeran wanita utama, yang ingin mendapatkan jodoh. Di sekuelnya, karakter yang diperankan Nirina sibuk berupaya memiliki keturunan, setelah empat tahun menikah.
Dalam film yang juga dibintangi oleh Aming dan Ringgo Agus Rahman itu, cerita akan tetap menyorot peran orang tua yang sangat mendominasi dalam kultur di Indonesia.
Buat Hanung, membuat film itu seperti menulis sebuah diari. "Di film saya akan menuliskan keinginan-keinginan saya," tambahnya. Hanung juga lebih memilih menggarap film drama. Karena lewat film drama, ia bisa berkaca pada diri sendiri.