Mbah Surip Meninggal Dunia

Inikah Dua Penyebab Kematian Mbah Surip?

Apakah kopi dan kelelahan adalah 'biang keladi' kakek berambut gimbal ini meninggal dunia?

Selasa, 4 Agustus 2009, 12:49 WIB
Petti Lubis
Jasad Mbah Surip di kediaman Mamiek Prakoso (VIVAnews/Sandy Alam Mahaputra)

VIVAnews - Kepergian Mbah Surip yang mendadak tentu membuat banyak orang tak percaya. Tragisnya, popularitas yang melonjak dalam sekejap ibarat kiprah sang seniman di dunia hiburan. Lantas, apa penyebab Mbah Surip meninggal secara mendadak?

Mengutip dari artikel 'Mbah Surip, Ha-ha-ha... I Love You Full!' kebiasaan rutin penyanyi nyentrik ini adalah mengonsumsi bergelas-gelas kopi. Hari-hari Mbah Surip memang dipenuhi jadwal manggung yang padat. Dari bangun pagi hingga sebelum tidur pada malam harinya dia selalu minum minuman favoritnya, kopi hitam.

Bahkan saat makan pun, kopi hitam selalu menemani kakek berambut gimbal ini. Apakah kopi penyebab pelantun 'Tak Gendong' ini meninggal dunia? Menurut dr. Ana Baylin, kardiolog sekaligus peneliti di Fakultas Kedokteran Brown University, Providence, AS,
kopi dapat memperberat kerja jantung.

"Aliran darah ke ginjal akan meningkat, yang berarti pula lebih meningkatkan kerja jantung. Bagi orang yang sudah menderita penyakit jantung, minum kopi bisa jadi berbahaya. Karena akan menambah beban kerja jantung dan ginjal," kata Ana.

Ana menambahkan, bila dalam sehari minum 1.360 gram kopi kasar (sekitar 6-7 cangkir), diperkirakan risiko untuk terkena serangan jantung atau stroke naik 10 persen. Berdasarkan penelitian, minum 5 cangkir kopi sehari dapat menaikkan kadar kolesterol dan kadar LDL, meningkatkan tekanan darah sebesar 5 poin, meningkatkan kadar homosistein, meningkatkan tanda peradangan (inflamasi marker), meningkatkan denyut jantung serta menyebabkan gangguan tidur. Dan, kesemuanya ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung maupun stroke.

Selain asupan kopi berlebihan, terlalu banyak gerak juga memperberat kerja jantung. Tampaknya, fakta ini dapat dikaitkan dengan jadwal manggung Mbah Surip yang padat sehingga membuatnya mengalami kelelahan berlebihan. "Gejala awal dari gagal jantung kongestif adalah kelelahan kronis," ujar Ana.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Riyo
04/08/2009
I love u full,tak gendong I love u full,mbah surip Semoga kau tidur tenang dan di terima d sisinya...AMIN
Balas   • Laporkan
andre|Brammantio
04/08/2009
Selamat Jalan ... Mbah Surip, Damai Dalam Surga Nya. Insya Allah.....amin. (indochat)
Balas   • Laporkan
aby
04/08/2009
Selamat Jalan, Seniman yang hebat, tegar, kuat dan selalu memberikan yang terbaik untuk fans - mu. Indonesia merasa kehilangn sosok yang menjadi idola semua golongan. Semoga amal baik - mu diterima di sisi - nya, dan di berikan ketabahan untuk para kelua
Balas   • Laporkan
putri musa
04/08/2009
asslam... eyang surip sosok kakek sejati sekaligus seorang seniman sejati yang takkan lekang oleh waktu. selamat jalan semoga setipa amal ibadahmu diterima oleh ALLAH SWT.kedatanganmu yang tiba-tiba seperti kepergianmu yang tiba-tiba akan selalu menging
Balas   • Laporkan
yhoul_izzzo
04/08/2009
seLamat jLan kakE suRip yg gAul, , , sMoga amAl iDahmU d`teriMa oleh aLLah sWt, , , i lV u Full
Balas   • Laporkan
rezthu
04/08/2009
i love u full mbh, doa kmi slalu mnyertaimu.............
Balas   • Laporkan
AMRI
04/08/2009
selamat jalan mbah surip ,, smoga d trima dsisi nya ,, d trima amal & ibadahnya . amin ,,,,,,, I LOVE U FULL
Balas   • Laporkan
joke
04/08/2009
selamat jalan mbah surip. i love u full. semoga amal ibadahmu di terima di sisih Nya dan mendapat tempat yang layak serta diampuni segala dosa dan kesalahanmu dan keluarga tetap tabah, sabar, pasrah. mabah surip meninggalkan sejuta kenangan bagi fans2 be
Balas   • Laporkan
heru
04/08/2009
selamat jalan seniman..semoga arwahmu di t4kan ditempat yg indah disis ALLAh ,seindah masa hidupmu...amin...amin...
Balas   • Laporkan
ria
04/08/2009
selamat jalan mbah surip......................... semoga amal ibadahmu di terima di sisi Nya.............amiiiiiin..................... heuheuheu.........
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ