Please install the Flash Plugin
VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kepada pemerintah daerah untuk membantu prosesi pemakaman penyanyi fenomenal Mbah Surip, yang meninggal pagi tadi, pukul 10.30 Wib saat akan menuju Rumah Sakit Pusdikkes TNI AD, Selasa 4 Agustus 2009.
"Saya meminta pemerintah daerah untuk ikut membantu Mbah Surip dalam pemakaman," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kepada wartawan di Istana Negara, Selasa 4 Agustus 2009.
Dimata Presiden SBY, Mbah Surip adalah sosok seniman yang sederhana, dan sosok ini dapat menjadi pembelajaran yang berharga bagi siapapun, dan patut diteladani.
"Ini menjadi pembelajaran yang berharga bagi siapapun untuk kita teladani pada bidang apapun, kalau Mbah Surip pada bidang musik," kata SBY.
Mbah Surip rencananya akan dimakamkan di lokasi Aula Bengkel Teater Rendra berada di Kampung Rawa Rt 002/05 Cipayung Jaya, Pancoran Mas Depok, Jawa Barat. Lokasi itu merupakan Lembaga kesenian yang didirikan seniman WS Rendra.
"Disemayamkan dan dimakamkan di sana, sambil menunggu keluarga," kata Tarzan sebelumnya di kediaman Mamiek Prakoso, sebelum jenazah diberangkatkan.
Mbah Surip memang tetap sederhana meski dia sudah meraih sukses sebagai musisi. Gaya hidupnya tak banyak yang berubah sejak lagunya 'Tak gendong' laris manis menjadi RBT.
Bahkan, Mbah Surip mengaku dirinya lebih senang naik ojek daripada mobil. Dia merasa lebih nikmat
• VIVAnews