VIVAnews - Karya-karya WS Rendra takkan pernah mati. Slamet Rahardjo bangga akan bakat besar yang dimiliki Rendra.
"Saya kenal dia pertama kali tahun 1969, waktu itu dia baru pulang dari Amerika," kata Slamet Rahardjo. Aktor dan sutradara senior ini kagum akan karya-karya WS Rendra yang dinilainya kritis dalam mengeluarkan pendapat.
"Yang paling saya kagumi dari dia, karya-karyanya yang sangat menggambarkan betapa dia menagih pemerintah terhadap janji-janji proklamasi yang tak kunjung mendapat jawaban. Pada waktu itu adalah jaman pemerintahan Bapak Almarhum Soeharto," kata Slamet yang ditemui di pemakaman WS Rendra, 7 Agustus 2009.
Menurut kakak kandung Eros Djarot ini, WS Rendra adalah warga negara yang sangat sadar akan hak dan kewajiban. "Ditambah dia punya bakat yang sangat besar sebagai seorang seniman," tambahnya.
Kenangan yang paling diingat Slamet Rahardjo semasa hidup WS Rendra adalah saat Slamet dipilih sang seniman untuk menyutradarai film "Kantata Takwa". "Buat saya itu merupakan penghargaan tersendiri," ujarnya lagi.