VIVAnews - Hingga saat ini, tak henti-hentinya keluarga Jackson menangisi dan berduka atas meninggalnya Michael Jackson, salah satu anggota keluarga yang sangat mereka kasihi.
Jackie Jackson, salah seorang kakak Michael, mengaku susah tidur dan sering terbangun tengah malam sambil menangis ketika ia mengingat Michael.
Pria berusia 58 tahun ini mengakuinya pada situs ET Online. "Aku tidak bisa tidur karena memikirkan dia (Michael). Aku selalu mengingat dan merindukannya setiap saat. Kadang, aku bangun tengah malam dengan air mata dan tersadar bahwa Michael telah tiada. Ia sangat berarti bagi dunia, terutama bagi kami keluarganya," tutur Jackie.
Jackie sebisa mungkin mengatasi rasa dukanya. Begitu pula dengan dua kakak Michael yang lain, Marlon dan Tito, yang menceritakan pertemuan terakhir mereka dengan Michael.
"Kami bertemu Michael terakhir kali saat acara ulang tahun perkawinan ke-60 orangtua kami. Kala itu aku sempat berpelukan erat dengannya, aku bilang, "aku menyayangimu", lalu Michael membalas, "aku lebih menyayangimu", itu terjadi tepat seminggu sebelum ia meninggal," ungkap Tito.
Sedangkan Marlon, mencoba menenangkan diri, dengan berpikir bahwa Michael sudah menemukan tempat peristirahatan yang terbaik untuknya. "Michael sudah berada dalam damai, dan itu cukup menenangkan aku," ujar Marlon pada ET Online.