Dicari, Pemeran Dukun di Film Julia Robert

Kriteria yang harus dimiliki aktor pemeran Ketut Liyer, salah satunya bergigi ompong.

Kamis, 15 Oktober 2009, 13:36 WIB
Elin Yunita Kristanti
Julia Roberts  

VIVAnews - Syuting perdana film 'Eat, Pray, and Love' yang dibintang aktris pemenang Academy Award, Julia Roberts siap berlangsung di sebuah cottage di Banjar Bentuyung, Ubud, Gianyar.

Meski syuting siap dilakukan, tim masih kebingungan mencari tokoh dukun, yang memerankan Ketut Liyer.

Ketut Liyer punya peran penting dalam film ini. Sebab, Liyer adalah guru spiritual Elizabeth Gilbert yang diperankan Julia Roberts.

Ada beberapa kriteria yang harus dimiliki aktor pemeran Ketut Liyer. Kriteria yang dicari adalah orangtua dengan gigi ompong dan sedikit bisa berbahasa Inggris.

Menurut juru bicara film 'Eat, Pray, and Love', Claire Raskind, sampai saat ini masih berlangsung casting yang dilakukan Bali Film Office.

"Casting masih berlangsung dan saya belum dapat kabar apakah tokoh itu sudah didapatkan atau belum," papar Raskind saat ditemui tak jauh dari lokasi syuting, Kamis 15 Oktober 2009.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Ida Bagus Sedawa  mengatakan Ketut Liyer yang asli masih hidup. Namun, dia tak bisa berperan dalam film tersebut. Sebab, keluarganya tidak mengizinkan.

"Tokoh Ketut Liyer yang asli sudah cukup tua karena usianya 72 tahun. Pihak keluarga tidak mengizinkan karena komunikasinya sudah tidak lancar," kata Sedawa.  

Pulau Bali menjadi akhir cerita film yang diambil dari buku best seller dengan judul 'Eat, Pray and Love' karangan Elizabeth Gilbert yang diperankan Julia Roberts.
 
Syuting akan dilangsungkan di wilayah-wilayah seperti Ubud, Gianyar, dan Jimbaran.

Laporan : Wima Saraswati|Bali

• VIVAnews
Rating
Komentar
ketoet marantika
15/10/2009
Bali......betapapun dirimu sebagai tempat wisata yg paling diminati seluruh dunia......kerendahan hatimu perlu dipertahankan......karena daya tarikmu ada disana......julia roberts......adalah bagian lain yg memperindah dirimu........
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ