Perlawanan Muse Terhadap Permasalahan Dunia

Lagu-lagu MUSE dikenal sangat imajinatif dan tak mudah dicerna.

Selasa, 20 Oktober 2009, 15:40 WIB
Finalia Kodrati
Cover Album Muse  

VIVAnews - Grup musik MUSE kembali menggebrak kancah dunia musik dengan lagu-lagunya yang sering dianggap tidak lazim bagi kuping orang awam. Di album barunya ini, tiga ksatria musik Inggris ini tampil tetap dengan ciri khasnya.

Setelah album sebelumnya "Black Holes and Revelations" (2006) sangat sukses diterima oleh kalangan penikmat musik rock di seluruh dunia,kali ini MUSE yang beranggotakan Matthew Bellamy (Vocal, gitar, synthesizer, programming) , Dominic Howards (Drums, perkusi, synthesizer, programming)  dan Chris Wolstenholme (Drum, vocal) mengeluarkan album terbarunya yang berjudul "THE RESISTANCE" yang berisikan 11 lagu.

Muse tetap menyuguhkan musik yang kental dengan sound elektroniknya dan dibalut dengan sentuhan orkestra yang menjadikan lagu-lagu di album ini menjadi lebih terkesan berbeda dan enak didengar.

Uniknya di lagu "State of Eurasia" yang berdurasi 5:48 menit ini terdengar perpaduan instrumen gitar , piano dan string yang dibuat terdengar seperti lagu-lagu milik album Queen atau ada juga yang biasa menyebutnya dengan nama rockestra.

Matt Bellamy memang dikenal sebagai salah satu musisi jenius di industri musik international saat ini, sebagai otak dari MUSE ia juga melakukan arrangement orkestra sendiri selain dia juga sebagai penulis hampir semua lagu di album ini.

Lagu-lagu MUSE juga dikenal sangat imajinatif, mulai dari judul, lirik yang tidak mudah di cerna, seperti : MK Ultra, Exogenesis : Symphony part 2 (Cross Pollination) sampai design di album ini yang sangat absurd. Lirik-lirik lagu yang banyak mengambil tema peperangan, politik, sampai mahkluk luar angkasa menjadikan album MUSE yang diberi tajuk ''The Resistance ini terkesan berbeda daripada album-album grup bnad lainnya yang kebanyakan bertemakan cinta.

Perpaduan harmonis antara orkestra dan musik rock dapat di dengar di 3 lagu terakhir di album ini yang berjudul Exogenesis : Symphony Part 1 - 3.

Dengan diluncurkannya album ini MUSE akan menjadikan lagu lagu mereka sebagai senjata untuk perlawanan terhadap permasalahan yang sekarang sedang dihadapi oleh dunia dan album 'The Resistance' ini akan membuat anda terbuai sekaligus tercengang dengan alunan musik rock, elektronik (synthesizer) dan orkestra yang dipadukan dengan sangat apik.


Artist               :    MUSE
Album              :    THE RESISTANCE
Record Label   :    Warner Music

Laporan: Hendra Tanusaputra

• VIVAnews
Rating
Komentar
mugy
21/01/2012
perasaan album the resistance dah lama deh keluarnya bukan akhir2 ini...but MUSE band yang gw suka selain RADIOHEAD.....matt n thom sama2 gila dalam membuat musik....kalian memang inspirasi buat semua orang....terutama diriku...
Balas   • Laporkan
awateru
06/09/2011
I LOVE MUSE
Balas   • Laporkan
as jhard
01/06/2011
i love muse.. you're always be my inspiration..
Balas   • Laporkan
tiangnakbali
24/04/2011
Muse, one of my favorite bands . . . .
Balas   • Laporkan
hidup muse
03/03/2011
Saya suka semua lirik & musik Muse. Alternatif selain lagu-lagu cinta karena hidup tidak cuma urusan cinta saja. Sayang mereka agnostik, kalau tidak, mungkin bisa tulis lirik yang spiritual karena band-band lain jarang juga.
Balas   • Laporkan
joparex
21/02/2011
museic... mereka memang jenius..
Balas   • Laporkan
saumi
20/02/2011
selalu menjadi band favoritku..
Balas   • Laporkan
zenk
12/02/2011
muse always AWESOME! LUPH MUSE!!!!
Balas   • Laporkan
oenha
11/01/2011
musik muse..muse abis..edun uy!!!!
Balas   • Laporkan
soni
10/01/2011
i like this muse
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ